Beranjak Dewasa
Akhirnya kini,
kualami proses pendewasaan,
dimana omelan tak lagi jadi fikiran,
ketika doa dan harapan yang tersampaikan,
tak mampu kulakukan,
dan kemampuan yang diandalkan,
tak lagi bisa diharapkan.
Dan hanya satu yang menjadi kekhawatiran,
aku menjadi anak yang mengecewakan.
sungguh kukatakan ini bukan mauku,
sungguh kukatakan aku sudah belajar sepanjang waktuku.
Ini tangis air mata yang tak berguna,
biar kujadikan dia api semangat membara,
yang membuat senyum bahagia,
di muka mama papa.
Comments
Post a Comment